Blog

Jual Bibit dari Persemaian Desa Mitra LEM FKT UGM

Desa mitra merupakan salah satu program dari Departemen Sosial Masyarakat yang merupakan program pemberdayaan masyarakat desa. Program ini menitik beratkan pada terciptanya ekonomi kreatif di lingkungan pedesaan. Desa mitra kami berlokasi di Desa Palbaplang, Bantul.

Kami bersama warga sekitar membangun persemaian yang harapannya akan menghasilkan output berupa peningkatan kesejahteraan masyarakat dari penjualan semai (ekonomi) serta turut menghijaukan lingkungan (ekologi).

Sudah saatnya kita mahasiswa, berkarya dan berkolaborasi bersama masyarakat.
Yuk turut sukseskan program kami bersama masyarakat desa Palbaplang!

Beli semainya, tanam pohonnya, panen buahnya 🙂

Bibit tersedia:
-cendana
durian
-sirsak
-cemara gunung
-tanjung
-bungur
-asam jawa read more

Read More

Rilis Kajian Taman Timur “KONFLIK DATANG, TNGM DIRAMBAH PENAMBANG”

kajian tantim

Oleh Bapak Dr. Ir Tri Atmojo

Taman nasional merupakan wilayah konservasi yang tidak boleh diintervensi oleh gangguan dari luar, karena fungsinya untuk menjaga ekosistem alami yang berlangsung di alam. Namun hal berbeda terjadi di Taman Nasional Gunung Merapi yang mengizinkan penggunaan Taman Nasional untuk diambil sumberdaya alamnya, dan konflik pun tidak dapat dihindarkan akibat kesalah pahaman dengan masyarakat sekitar. Pada awal mulanya Taman Nasional ini adalah kawasan hutan lindung milik Perhutani, dan masyarakat diperbolehkan memanfatkan sumberdaya alam, berupa pasir, cabang pohon, dan rerumputan. read more

Read More

[OPINI MAHASISWA] Darurat Asap Riau dan Kalimantan

Oleh: Nur Anisah Ulfah (General Forestry 2015)

2 bulan berselang setelah berita asap Riau muncul dan menjadi topik utama, masih belum ada perkembangan yang significant mengenai masalah tersebut, entah itu distribusi bantuan untuk para korban, tersangka dibalik kejadian, hingga kepedulian pemerintah mengenai masalah ini. Memang sering diberitakan, pemerintah telah ikut turun tangan untuk menanganinya, tapi semua itu seakan tidak ada dampaknya bagi para korban yang semakin tersiksa karena asap. Pemerintah masih dinilai sangat lamban dari segi penanganan, sehingga telah banyak korban yang meninggal karena masalah asap ini, jika saja pemerintah lebih tanggap dari awal munculnya asap, dimungkinkan korban  meninggal akan bisa diminimalisir. read more

Read More

[OPINI MAHASISWA] Gumpalan Kabut Asap yang Tak Kunjung Berujung

Oleh: Annisa Camelia (General Forestry 2015)

Hitungan hari, minggu, bulan bahkan tahun terus berjalan tanpa menggubris keadaan. Balada kabut asap di pulau Sumatera pun tak kunjung habisnya bahkan sekarang merambah ke pulau Kalimantan. Tujuh tahun terakhir, fenomena kebakaran hutan, pembukaan lahan, merebaknya kabut asap dan korban-korban ISPA berjatuhan terus saja mewarnai berbagai headline surat kabar di dalam maupun luar negeri. Kebakaran hutan bukanlah persoalan baru yang dihadapi oleh bumi pertiwi. Hampir setiap tahun, pemerintah indonesia menghadapi persoalan yang sama yaitu pembakaran hutan oleh oknum tidak bertanggungjawab. read more

Read More