Teknologi Terkini di Bidang Lingkungan

Teknologi Terkini di Bidang Lingkungan

Era globalisasi tidak hanya berpengaruh terhadap kemajuan teknologi, tetapi juga berpengaruh terhadap kondisi lingkungan.

Lingkungan yang semula sehat dan tidak tercemar dapat dengan mudah berubah menjadi lingkungan yang kurang bersahabat.

Tak heran, jika saat ini sedang marak digalakkannya gerakan menjaga lingkungan agar kondisi lingkungan yang sudah mulai kurang bersahabat tidak semakin memprihatinkan dan menyusahkan anak cucu kita kelak.

Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat demi memperbaiki kondisi lingkungan, baik melalui upaya konvensional maupun upaya modern dengan memanfaatkan teknologi terkini.

Pemanfaatan teknologi dalam rangka mengatasi masalah lingkungan memang cenderung lebih baik lantaran dianggap lebih efektif dan efisien serta mampu memberikan dampak yang cukup signifikan.

Namun perlu digarisbawahi jika tujuan utamanya adalah untuk mengatasi masalah lingkungan, akan lebih baik jika teknologi yang digunakan juga ramah lingkungan.

Berikut adalah uraian informasi teknologi terkini karya anak bangsa yang digadang-gadang mampu meringankan beban lingkungan:

1. Lemari Es Tanpa Listrik

Lemari es bukan lagi merupakan barang mewah yang hanya dimiliki oleh beberapa rumah dalam satu kampung.

Saat ini, sudah banyak rumah yang dilengkapi dengan lemari es lantaran fungsinya yang cukup penting terutama bagi ibu rumah tangga agar bahan makanan yang disimpan lebih tahan lama.

Namun, tahukah Anda jika penggunaan freon pada lemari es memiliki dampak yang cukup berbahaya bagi lingkungan?

Selain itu, lemari es juga merupakan salah satu perangkat elektronik yang mengonsumsi daya listrik yang cukup besar.

Penggunaan listrik yang terlalu berlebihan juga akan berdampak buruk bagi lingkungan karena mayoritas pembangkit listrik di Indonesia masih menggunakan tenaga uap.

Bayangkan saja, jika 45 dari 50 rumah dalam satu RT menggunakan lemari es, seberapa besar kerusakan lingkungan yang akan terjadi dan sebanyak apa daya listrik yang digunakan jika diakumulasikan seluruh Indonesia dan bahkan seluruh dunia.

Mengerikan bukan?

Kondisi memprihatinkan tersebut membuat dua bocah asal Semarang menciptakan lemari es tanpa listrik.

Lemari es ini cukup sederhana, hanya terbuat dari box sterofoam, dilengkapi dengan kaleng biskuit yang digunakan sebagai wadah penyimpan sayur dan buah, air dingin, dan pasir untuk menjaga suhu di dalam box tetap stabil.

Cukup mudah dibuat dan ramah lingkungan bukan?

Jika Anda penasaran, segera buat lemari es tanpa listrik milik Anda di rumah! 

2. Lampu Seumur Hidup

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata cumi-cumi?

Eits, bukan untuk dimasak melainkan untuk menyelamatkan lingkungan.

Bagaimana bisa cumi-cumi menyelamatkan lingkungan?

Tentu saja bisa, dengan memanfaatkan bakteri yang hidup di tubuhnya, yaitu bakteri Bioluminescence sp.

Dengan bantuan alat bernama boilie, bakteri ini mampu menghasilkan cahaya yang memiliki kemampuan menerangi ruangan hingga 68 meter dengan daya sebesar 10.68 watt.

Menariknya, inovasi karya mahasiswa Universitas Brawijaya ini tidak membutuhkan listrik untuk menghasilkan cahaya, tetapi Anda hanya perlu menambahkan sayuran yang sudah difermentasi guna mencukupi nutrisi agar bakteri tersebut dapat terus bertahan hidup.

Jika Anda merawatnya dengan baik, lampu ini akan terus menyala meskipun listrik di rumah Anda sedang padam.

Wah, cukup unik dan solutif sekali bukan?

3. Motor Listrik

Selama ini, kendaraan bermotor menyumbangkan emisi yang cukup besar dan memiliki andil yang cukup berpengaruh terhadap kualitas udara di dunia.

Hal tersebut dapat terjadi lantaran mayoritas kendaraan bermotor didesain menggunakan bahan bakar fosil.

Sudah jelas tidak ramah lingkungan bukan?

Dengan berbekal permasalahan tersebut, terciptalah brand Gesits yang menambah panjang daftar teknologi terkini di bidang lingkungan.

Gesits merupakan motor listrik ramah lingkungan yang dapat menempuh perjalanan hingga 100 km setelah terisi daya selama 4 jam.

Motor listrik ini dibuat dengan kapasitas baterai yang cukup besar yaitu 5 kWH.

Motor listrik ini diharapkan mampu mengurangi pencemaran udara akibat emisi kendaraan berbahan bakar fosil.

Menarik bukan karya anak Indonesia?

Anda tidak harus menciptakan inovasi seperti mereka, namun setidaknya gunakan inovasi mereka dengan bijak agar lingkungan tetap bersahabat dengan kita!

Salam bumi, salam lestari!

 

Author: Dini Aprilia Kurniawati

diniaprilia6@gmail.com

Categories: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.